30.9.10

Ada sesuatu yang harus.

Kini, malam kian memendek. Seperti halnya lilin yang bergerak menuju padam.

Sejujurnya, dia tak pernah tahu mengapa dia harus memangkas seluruh perasaannya. Sejujurnya, dia tak pernah mengerti. Mungkin dia pernah mencoba memahami. Namun, semua itu belum menampakkan hasil yang berhasil. Seperti tanaman yang akan tetap tumbuh walau orang-orang telah memangkasnya. Atau bahkan, menebangnya. Mungkin hanya jarum jam yang dapat menusuk dan membunuh rasa itu.

Kini, malam kian memendek. Seperti halnya lilin yang bergerak menuju padam.



Sja. Ruang, 30 September 2010.

No comments:

Post a Comment